Kebakaran Di Mesjid Al-Aqsa Sudah Berhasil Di Kendalikan

Pada saat pemadam kebakaran Prancis memadamkan api yang merusak di Katedral Notre Dame, situs suci lain juga terbakar. Mesjid Al-Aqsa di Yerusalem, yang merupakan salah satu web paling suci dalam Islam dan dibangun hampir 1.300 tahun yang lalu, dilanda kebakaran sementara Gereja Katolik yang monumental hal yang demikian juga mengalami kerusakan karena api. Kecuali itu, seandainya anda ingin bertamasya ke Masjid Al-Aqsa, anda bisa menyewa jasa Tour Aqsa Surabaya terbaik.

Api dikatakan sudah dimulai di Ruang Shalat Al-Marwani – juga diketahui sebagai Solomon\’s Stables – bagian dari kompleks yang sama dengan mesjid Al-Aqsa dan kubah batu. Untungnya, petugas pemadam kebakaran dari departemen Wakaf Islam kota dapat membatasi api sebelum kerusakan dirasakan oleh orang-orang atau ruang shalat lainnya. Sementara penyebabnya masih belum diketahui, sumber mengklaim bahwa api bisa saja dinyalakan secara tidak sengaja oleh si kecil-anak yang berada di dekat aula doa pada saat itu.

Terlepas dari info politik web tersebut, rumit ini ialah salah satu struktur utama arsitektur Islam, sebab yaitu salah satu monumen Islam pertama yang memiliki arti penting secara dekoratif, struktural, dan keagamaan.

Kubah Batu, dibangun pada akhir abad ke-7, yakni daerah suci ketiga Islam, sesudah Ka\’bah (di Mekah, Arab Saudi) dan Masjid Nabi Muhammad Salallahu \’Alaihi Wa Salam (di Madinah, Arab Saudi). Sebelum solat menghadap ke arah Mekah (disebut Kiblat), solat orang Muslim berdiri menghadap ke tempat suci ini (Mesjid Al-Aqsa). Secara struktural, Masjid ini sangat penting karena ialah yang pertama kali menggunakan kubah dalam arsitektur Islam, dan termasuk penggunaan geometris yang kompleks dari pilar, kolom, dan bagian lainnya. Struktur arsitektur masjid ini meliputi batu monumental yang mewakili puncak Gunung Moriah, sebuah situs di mana ajaran Muslim menjelaskan Nabi Muhammad Salallahu \’Alaihi Wa Salam naik ke surga. Adapun kubah emas yang tenar, bangunan itu mulanya terbuat dari kayu dan kemudian dihiasi dengan marmer dan lapisan aluminium berwarna emas.

Struktur asli Mesjid Al-Aqsa dihancurkan pada awal abad ke-8 untuk memberikan ruang bagi mesjid yang lebih besar. Sepanjang sejarah, masjid sudah dihancurkan dan dibangun kembali hampir enam kali, tapi mempertahankan denah yang sama, hingga hari ini. Denah lantai terdiri dari lorong tengah dengan serangkaian gang beratap di tiap sisi, dan komponen atasnya dengan kubah menuju bagian ujung. Lorong serasi dengan kiblat, menghadap ke Dinding Kiblat dan Mihrab. Selama tahun-tahun berikutnya, beberapa perubahan dilaksanakan pada struktur masjid.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *